Posts

Showing posts from October, 2019

Pengaruh Karakteristik Penyuluh, Kondisi Kerja, Motivasi Terhadap Kinerja Penyuluh Pertanian dan Pada Perilaku Petani Padi di Kabupaten Rembang

Pengaruh Karakteristik Penyuluh, Kondisi Kerja, Motivasi T erhadap Kinerja Penyuluh Pertanian d an Pada Perilaku Petani Padi d i Kabupaten Rembang Fulkananda Luqmana M (18/427779/PN/15559)             Setiap manusia memiliki karakteristik, daya nalar, serta kreativitasnya masing masing yang akhirnya akan menentukan bagaimana kinerja dan produktivitasnya. Karakteristik penyuluh pertanian adalah bagian dari individu penyuluh yang mendasari tingkah lakunya dalam melaksanakan tugas, seperti pendidikan formal, pelatihan dan pengalaman kerja. Karakteristik pada penelitian ini dibentuk dari indikator yang meliputi: pendidikan, pengalaman dan pelatihan.             Frekuensi relatif pendidikan penyuluh pertanian di Kabupaten Rembang sebanyak 73,5 % masuk kategori tinggi. Hal ini membuktikan bahwa tingkat pendidikan sangat membantu dan berpengaruh dalam penyelesaian tugas...

Resume Jurnal "KAPASITAS PENYULUH PERTANIAN DALAM UPAYA MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS PERTANIAN DI JAWA TIMUR"

oleh: Farah Roudhoh Ananda (18/427777/PN/15558) KAPASITAS PENYULUH PERTANIAN DALAM UPAYA MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS PERTANIAN DI JAWA TIMUR    Provinsi Jawa Timur merupakan salah satu penyedia produk-produk pertanian. Oleh karena itu, penguatan sektor pertanian di Jawa Timur melalui program peningkatan produksi perlu dilakukan agar swasembada dapat segera dicapai. Salah satu jalan untuk meningkatkan produktivitas pertanian ialah melalui peran penyuluhan pertanian. Keterkaitan antara petani dengan penyuluh ialah tentang bagaimana penyuluh dapat mengubah tingkat pengetahuan, keterampilan, dan sikap petani dan keluarganya menjadi mandiri. Penyuluh yang berkompetensi tinggi akan terlihat dari kinerjanya.   Terdapat beberapa faktor yang dapat meningkatkan kinerja penyuluh pertanian baik internal maupun eksternal. Faktor internal meliputi umur, masa kerja, jumlah petani yang dibina, kemampuan perencanaan program penyuluhan, kemampuan kepemimpinan penyuluh, pengembanga...

PENGARUH PENDIDIKAN FORMAL, PELATIHAN, DAN INTENSITAS PERTEMUAN TERHADAP KOMPETENSI PENYULUH PERTANIAN (Mayda Fadhilah ‘Ulya)

REVIEW JURNAL PENGARUH PENDIDIKAN FORMAL, PELATIHAN, DAN INTENSITAS PERTEMUAN  TERHADAP KOMPETENSI PENYULUH PERTANIAN Oleh : Mayda Fadhilah ‘Ulya (18/430446/PN/15763) Penyuluhan ( extention education ) merupakan upaya untuk mengubah perilaku seseorang ke arah yang lebih baik dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat. Dalam dunia pertanian kegiatan penyuluhan merupakan pendidikan nonformal yang sasarannya kepada petani dan keluarganya. Penyuluhan pertanian mengalamiberbagai tuntutan perubahan,hal ini disebabkan oleh perubahan sistem pemerintahan dari sentralisasi menjadi desentralisasi (otonomi daerah) sesuai Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2006 tentang Sistem Penyuluhan Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan. Tetapi dalam realisasi penyuluhan tersebut sangat ditentukan oleh kebijakan dari pimpinan daerah. Penyuluh dituntut untuk dapat bekerja profesional menyesuaikan dengan kebutuhan dan dinamika masyarakat yang terus berkembang. Pergeseran pendekatan p...

Peran Penyuluh Pertanian Terhadap Peningkatan Produksi Usahatani Di Kabupaten Pontianak

JUDUL JURNAL :   Peran Penyuluh Pertanian Terhadap Peningkatan Produksi Usahatani Di Kabupaten Pontianak JUDUL                   : Jurnal Social Economic of Agriculture VOLUME              : Vol. 4. No. 1 TAHUN                  : 2015 PENULIS               : Sundari, Abdul Hamid A.Yusra, Nurliza RESUMER             : Ahmad Arkan TAHUN                  : 2019 ·          Latar Belakang Negara Indonesia merupakan negara agraris yang sebagian besar penduduknya bermata pencaharian dari bertani. Oleh karena itu pe...

Media Komunikasi dan Informasi dalam Menunjang Kegiatan Penyuluhan Pertanian

Nama               : Aliefha Rettania NIM                : 18/427876/PN/15656 Golongan        : B 3.2 Media Komunikasi dan Informasi dalam Menunjang Kegiatan Penyuluhan Pertanian Oleh Ida Ruyadi, Yunus Winoto, dan Neneg Komariah             Era reformasi dan kebijakan otonomi daerah telah mendorong berubahnya pembangunan pertanian dari yang awalnya pendekatan berbasis smberdaya menjadi pendekatan yang berbasis masyarakat ( community based development ). Berdasarkan Surat Keputusan menteri Pertanian Republik Indonesia No. 798/Kpts/OT.210/12/94 di beberapa daerah telah dibentuk beberapa lembanga Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP). Dalam kegiatan pertanian, kegiatan penelitian dan penyuluhan memegang peranan penting karena keduanya memili...

Pemanfaatan Internet dalam Meningkatkan Kinerja Penyuluhan Pertanian di Kabupaten Cianjur

RESUME JURNAL PENYULUHAN DAN KOMUNIKASI PERTANIAN Oleh: Yudhistira Galang Pravasta (18/427819/PN/15599) / Gol. B3 Pemanfaatan Internet dalam Meningkatkan Kinerja Penyuluhan Pertanian di Kabupaten Cianjur Penyuluh merupakan ujung tombak pembangunan pertanian di Indonesia, yang dapat diartikan bahwa salah satu keberhasilan pertanian berada di tangan penyuluh karena penyuluh dapat berinteraksi langsung dengan petani, sehingga program-program pertanian dapat langsung diterapkan atau disampaikan kepada petani. Di samping menyampaikan program-program pembangunan, penyuluh juga mendorong petani untuk lebih maju, mempunyai wawasan yang luas dan berorientasi pada pasar. Hal ini berkaitan dengan peran penyuluh pertanian sebagai motivator. Penyuluh pertanian juga berperan sebagai inovator, fasilitator, konsultan, dan komunikator. Mengingat pentingnya peran penyuluh kepada petani, penyuluh dituntut untuk mempunyai kompetensi dan kinerja yang tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bah...

KAPASITAS PENYULUH PERTANIAN DALAM UPAYA MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS PERTANIAN DI JAWA TIMUR oleh Merytania Desafira

KAPASITAS PENYULUH PERTANIAN DALAM UPAYA MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS PERTANIAN DI JAWA TIMUR Oleh : Merytania Desafira (18/437855/PN/15635)           Pencapaian swasembada dapat diwujudkan dengan penguatan sektor pertanian melalui program peningkatan produksi yang berhubungan dengan peran penyuluhan pertanian. Penyuluhan pertanian merupakan pendidikan secara non formal yang ditujukan kepada petani dan keluarganya untuk mengubah perilaku, tindakan, sikap, dan pengetahuan agar petani mampu hidup sejahtera. Meningkatnya kinerja penyuluh pertanian dipengaruhi oleh beberapa faktor internal diantaranya yaitu umur, masa kerja, jumlah petani, program penyuluhan, kemandirian intelektual, dan kemandirian sosial. Selain faktor internal, terdapat faktor eksternal seperti kebijakan pemerintah yang berhubungan dengan kelembagaan, sarana, dan dana. Namun,  tingkat kinerja penyuluh pertanian paling dipengaruhi oleh sistem sosial, kebijakan, dan kompetensi peny...

KEBERHASILAN PENYULUH KELOMPOK TANI GEMAH RIFAH I DENGAN METODE PENDEKATAN KELOMPOK

Keberhasilan Penyuluh Kelompok Tani Gemah Rifah I dengan Metode Pendekatan Kelompok   (Oleh Diah Subekti – 18/427776/PN/15556)             Sektor pertanian berperan sebagai penyumbang Produk Domestik Bruto (PDB), sumber devisa, bahan baku industri, sumber bahan pangan dan gizi, membuka lapangan pekerjaan serta pendorong bergeraknya sektor-sektor ekonomi kreatif lainnya. Namun, pada kenyataannya peran sektor ini semakin berkurang, karena potensi sumber daya alam yang tersedia tidak sebanding dengan sumber daya manusia.             Tingkat   pendidikan petani yang sebagian masih rendah menyebabkan sistem alih teknologi pertanian melemah dan penerapannya kurang tepat sasaran. Lemahnya tingkat kemampuan sumber daya manusia   mengakibatkan paradigma kebijakan penganggaran pemerintah daerah masih mementingkan pembangunan fisik saja dan mengabaikan pembangunan ...