Pemanfaatan Internet dalam Meningkatkan Kinerja Penyuluhan Pertanian di Kabupaten Cianjur


RESUME JURNAL PENYULUHAN DAN KOMUNIKASI PERTANIAN

Oleh: Yudhistira Galang Pravasta (18/427819/PN/15599) / Gol. B3

Pemanfaatan Internet dalam Meningkatkan Kinerja Penyuluhan Pertanian di Kabupaten Cianjur

Penyuluh merupakan ujung tombak pembangunan pertanian di Indonesia, yang dapat diartikan bahwa salah satu keberhasilan pertanian berada di tangan penyuluh karena penyuluh dapat berinteraksi langsung dengan petani, sehingga program-program pertanian dapat langsung diterapkan atau disampaikan kepada petani. Di samping menyampaikan program-program pembangunan, penyuluh juga mendorong petani untuk lebih maju, mempunyai wawasan yang luas dan berorientasi pada pasar. Hal ini berkaitan dengan peran penyuluh pertanian sebagai motivator. Penyuluh pertanian juga berperan sebagai inovator, fasilitator, konsultan, dan komunikator. Mengingat pentingnya peran penyuluh kepada petani, penyuluh dituntut untuk mempunyai kompetensi dan kinerja yang tinggi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan informasi bagi penyuluh sebagian besar (43%) dalam kategori tinggi. Kebutuhan akan informasi ini merupakan hal penting yang mendorong para penyuluh menggunakan internet. sebagian besar (59%) responden mengatakan masih jarang terlibat dalam pelatihan TIK. Hal ini di karenakan pelatihan yang diadakan untuk penyuluh masih jarang. Hanya terdapat 36% responden yang selalu mengikuti pelatihan TIK. Pelatihan yang pernah diikuti tersebut di antaranya adalah pelatihan mengenai cyber extension, sms center, membuat blog, dan pemanfaatan media sosial melalui WhatsApp (WA), Facebook (FB), dan teknologi informasi untuk pertanian. Selain dukungan berupa pelatihan TIK, instansi juga perlu memberikan dukungan finansial bagi penyuluh dalam mengakses internet.
Penilaian responden tentang manfaat yang diperoleh dari menggunakan internet dalam penelitian ini sebagian besar (74%) termasuk dalam kategori sangat bermanfaat. Hal ini menggambarkan bahwa dengan adanya internet dapat memberikan kemudahan bagi penyuluh untuk mendapatkan informasi yang diperlukan sebagai pendukung kegiatan penyuluhannya. Manfaat dari informasi-informasi yang mudah didapat tersebut akan memperluas wawasan diri penyuluh.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar (62%) responden, durasi dalam menggunakan internet termasuk sedang. Lamanya durasi penyuluh dalam menggunakan internet disebabkan oleh penyuluh yang tidak hanya mencari informasi yang berkaitan dengan pertanian saja, melainkan juga mengakses informasi-informasi lain di luar sektor pertanian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan internet oleh penyuluh dalam menyusun laporan sebagian besar (60%) termasuk kategori sedang. Kondisi tersebut menggambarkan bahwa sebagian besar penyuluh tersebut hanya kadang-kadang menyusun laporan berdasarkan referensi dari internet. Penyuluh juga terkadang mengunjungi website pertanian saat akan membuat laporan penyuluhan. Hanya ada 27% penyuluh yang menyusun laporan selalu menggunakan informasi berasal dari internet. Penyuluh tersebut juga memanfaatkan berita seputar pertanian dalam penyusunan laporannya dan berdiskusi sesama penyuluh melalui internet (misalnya email, BBM, dan Whatapps).
Kinerja penyuluh pertanian di Kabupaten Cianjur berada pada kategori cukup, yaitu sebanyak 61%. Sementara hanya ada 7% responden yang memperoleh nilai prestasi kerja yang termasuk dalam kategori buruk. tingkat pemanfaatan internet berpengaruh terhadap kinerja penyuluh. Hal ini ditunjukkan oleh nilai signifikan sebesar 0,000, angka tersebut jauh lebih kecil dari nilai probabilitas sebesar 0,05. Kondisi tersebut menggambarkan bahwa semakin meningkatnya pemanfaatan internet maka akan meningkatkan kinerja penyuluh.
Tingkat pemanfaatan internet oleh penyuluh pertanian tergolong sedang, baik dalam menyusun laporan, pembuatan materi penyuluhan, penyusunan program penyuluhan, dan pembuatan desain metode penyuluhan. Artinya penyuluh kadang-kadang memanfaatkan internet dalam melaksanakan kegiatan tersebut. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pemanfaatan internet adalah umur, pendidikan formal, persepsi terhadap internet, durasi, dan keragaman gawai/gadget yang diakses. Pemanfaatan internet berpengaruh positif terhadap kinerja. Artinya tingkat pemanfaatan internet tersebut dipengaruhi umur yang muda, pendidikan formal yang tinggi, persepsi terhadap internet yang tinggi, durasi yang lebih lama, banyaknya gawai/gadget yang diakses. Pemanfaatan internet oleh penyuluh terbukti meningkatkan kinerja penyuluh.

Sumber:  Nanik, A. P., A. Fatchiya, R. S. H. Mulyandari. 2018. Utilization of Internet in Improving Performance of Agriculture Extension in Cianjur Regency. Jurnal Penyuluhan 14 (1): 79-91.

Comments

Popular posts from this blog

KEBERHASILAN PENYULUH KELOMPOK TANI GEMAH RIFAH I DENGAN METODE PENDEKATAN KELOMPOK

KAPASITAS PENYULUH PERTANIAN DALAM UPAYA MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS PERTANIAN DI JAWA TIMUR oleh Merytania Desafira

Resume Jurnal "KAPASITAS PENYULUH PERTANIAN DALAM UPAYA MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS PERTANIAN DI JAWA TIMUR"