PENGARUH PENYULUHAN PERTANIAN TERHADAP EFEKTIVITAS KELOMPOK TANI JAYA DI DESA DANAR KECAMATAN KEI-KECIL TIMUR SELATAN KABUPATEN MALUKU TENGGARA oleh Atina Pramesti
RESUME JURNAL
PENGARUH
PENYULUHAN PERTANIAN TERHADAP EFEKTIVITAS
KELOMPOK TANI
JAYA DI DESA DANAR KECAMATAN KEI-KECIL
TIMUR SELATAN
KABUPATEN MALUKU TENGGARA
Indonesia
merupakan negara agraris dimana sebagian besar penduduknya melakukan kegiatan
bercocok tanam atau bertani untuk memenuhi kelangsungan hidupnya. Dengan
demikian tak heran jika sektor pertanian di Indonesia merupakan sektor yang
mempunyai peranan penting dalam kesejahteraan kehidupan penduduk Indonesia. Pertanian
memiliki kontribusi terhadap pendapatan nasional, penyerapan tenaga kerja,
serta kontribusinya dalam menghasilkan devisa. Oleh karena itu sektor pertanian
yang memiliki potensi unggul untuk pertanian diharapkan dapat meningkatkan
pendapatan daerah terutama dari penduduk pedesaan yang masih di bawah garis
kemiskinan. Untuk itu, berbagai investasi dan kebijakan telah dilakukan
pemerintah untuk mendorong pertumbuhan di sektor pertanian.
Dalam
pembangun pertanian dibutuhkan SDM yang berkualitas. Ketersediaan SDM yang
berkualitas menjadi modal yang berperan
sebagai penggerak pembangunan di daerah. Oleh karena itu dalam melakukan proses
pembangunan pertanian, harus terlebih dahulu membangun sumber daya manusianya,
agar kemampuan dan kompetensi kerja masyarakat pertanian dapat meningkat. Hal
ini dapat dibangun dengan proses belajar dan mengajar serta mengembangkan
sistem pendidikan non formal di luar lembaga pendidikan secara
berkesinambungan, efektif dan efisien yang di sebut dengan Penyuluhan
Pertanian. Dengan melakukan penyuluhan pertanian yang baik, petani akan mendapatkan
banyak bekal ilmu, pengetahuan, dan keterampilan, maupun pengenalan paket
teknologi inovasi baru di bidang pertanian dengan bidang usahanya. Selain itu,
seorang penyuluh harus menggunakan teknik-teknik komunikasi yang paling efektif
sehingga petani mau menerapkan pengetahuan barunya itu.
Pengembangan
sumberdaya manusia berkualitas melalui pembinaan kelompok tani perlu diarahkan
pada penerapan sistem agribisnis, peningkatan peranan, peran serta petani dan
anggota masnyarakat lainya, dengan menumbuhkan rasa kerjasama antara petani dan
pihak lainya yang terkait untuk mengembangkan usaha lainnya. Selain itu
pembinaan kelompok tani diharapkan dapat membantu menggali potensi, memecahkan
masalah usahatani anggotanya secara lebih efektif, dan memudahkan dalam
mengakses informasi pasar, teknologi, permodalan dan sumberdaya lainya.
Kelompok
tani jaya di Desa Danar merupakan kelompok tani yang paling aktif jika
dibandingkan dengan kelompok tani lain nya yang ada di kabupaten Maluku
Tenggara, hal ini sebagai modal yang baik untuk pengembangan kelompok tani
dikarenakan kelompok tani merupakan objek pengkajian awal dalam merencanakan
kegiatan penyuluhan pertanian. Oleh karena itu kelompok tani di berdayakan agar
fungsi tersebut dapat terwujud sehingga kelompok tani menjadi kuat atau kokoh,
mendiri dan dapat lebih dinamis.
Berdasarkan
latar belakang masalah yang ada, dilakukan sebuah penelitian untuk mengetahui
pengaruh penyuluhan pertanian terhadap
efektifitas kelompok tani jaya di Desa Danar Kecamatan Kei-Kecil Timur Selatan
Kabupaten Maluku Tenggara. Tujuan dari penelitian ini dilaksanakan untuk
mengukur besaranya pengaruh pelaksanaan penyuluhan pertanian terhadap
efektifitas kelompok tani jaya di Desa Danar Kecamatan Kei-Kecil Timur Selatan
Kabupaten Maluku Tenggara. Adapun manfaat dari penelitian ini adalah :
1.
Bagi
petani, yaitu sebagai bahan dan informasi bagi petani yang memiliki usaha yang
sama.
2.
Bagi
pemerintah dan Stakeholder, sebagai bahan rujukan dalam perumusan kebijakan dan
pembanding dalam pengembangan pertanian
Penelitian
yang dilakukan di Desa Danar Kecamatan Kei-Kecil Timur Selatan Kabupaten Maluku
Tenggara menggunakan metode yang disebut metode kuantitatif. Metode ini dapat
diartikan sebagai metode penelitian yang digunakan untuk meneliti pada populasi
atau sampel tertentu. Teknik pengambilan sempel pada umumnya dilakukan secara
random, pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian, analisis data
bersifat kuantitatif/statistik dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah
diterapkan. Pelaksanaan dari penelitian ini adalah dengan menggunakan metode
survai. Penelitian survai dibatasi pada penelitian yang datanya dikumpulkan
dari sampel atas populasi untuk mewakili seluruh populasi. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian
ini menggunakan metode Sampling Jenuh/Sensus yaitu melibatkan seluruh anggota
populasi menjadi sampel penelitian dengan jumlah sampel dalam penelitian adalah
sebayak 30 responden.
Hasil
dari presentase umur yang di dapatkan dari 30 responden yaitu sebagian kecil
berada pada usia 54-60 tahun yang mana pada usia ini masi cukup efektif untuk
bekerja pada lahan usaha tani dan sekitar 80% petanu berusia berkisar 40-53
dimana pada usia tersebut masih sangat produktif yang berarti bahwa tersedianya
tenaga kerja pada kelompk tani jaya di Desa Danar mempunyai prospek yang bisa
di andalkan bagi upaya pengembangan kualitas sumber daya manusia yang tentunya
akan berdampak pada usaha tani ke depan. Namun pada presentase menurut tingkat
pendidikan sebanyak 50% lulusan SD dan sisanya lulusan SMP dan SMA. Hal ini
yang menjadi kendala dalam upaya-upaya adopsi inovasi baru dalam usaha tani
mereka. Sehingga diperlukaan pembinaan-pembinaan yang lebih mengarah pada
peningkatan kemampuan petani tersebut melalui berbagai kegiatan penyuluhan.
Dilakukan
juga beberapa uji untuk mengetahui korelasi antara kegiatan penyuluhan
pertanian dengan kelompok tani yang kemudian menunjukan bahwa koefisien regresi
variabel penyuluhan pertanian sebesar 0,836, mengandung arti bahwa pnambahan 1
(satu) poin variabel penyuluhan pertanian, maka hal ini akan meningkatkan
efektivitas kelompok tani sebesar 0,836, mengadung arti bahwa penambahan 1
(satu) poin variable penyuluhan pertanian maka hal ini akan meningkatkan
efektivitas kelompok tani jaya sebesar 0,836 kali. Sementara itu, besaran
koefisien korelasi yang diperoleh antara variabel penyuluh pertanian dengan
efektivitas kelompok tani sebesar 0,682.
Dari
penelitan yang dilakukan dapat diketahui bahwa variabel penyuluhan pertanian
berpengaruh positif terhadap efektivitas kelompok tani jaya di Desa Danar
kesimpulan didasarkan pada hasil analisis yang menunjukan bahwa pelaksanaan
kegiatan penyuluhan pertanian berpengaruh terhadap efektivitas kelompok jaya,
yang dalam hal ini juga diakui oleh petani baik dalam pelaksanaannya. Oleh
karena itu diperlukan adanya peningkatan kapasitas penyuluhan petani guna
mengembangkan sumber daya manusia yang unggul dan berkualitas agar
kesejahteraan petani dapat meningkat dan dapat memajukan pertanian di
Indonesia.
DAFTAR PUSTAKA
Ngabalin, L.S.,
S. S. Sangadji, dan Suhardi. 2019. Pengaruh penyuluhan pertanian terhadap efektifitas
kelompok tani jaya di desa Danar kecamatan Kei-Kecil Timur Selatan kabupaten
Maluku Tenggara. Jurnal AKSARA PUBLIC 3(2):71-84
Nama : Atina Pramesti
Nim : 18/424426/PN/15466
Gol/absen : B3.2/ 9
Comments
Post a Comment